Belakangan diketahui pria yang tak bernyawa itu bernama Kaspul Anwar, berusia 55 tahun yang sehari-harinya bertugas membersihkan area perumahan. Saat ditemukan jasad pria paruh baya tersebut sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Nurjanah, rekan seprofesi almarhum kepada Korankaltim.com siang tadi menjelaskan mengenai keseharian Kaspul. “Saya baru pulang dari umrah tiga hari lalu, selama saya umrah 10 hari saya titip kerjaan ke almarhum untuk membersihkan di area depan perumahan. Tetapi, pas saya turun hari ini kok tidak dibersihkan," jelas Nurjanah.
Wanita 58 tahun itu pun langsung memberitahu Ali, temannya, untuk membantu mencari Kaspul di rumah kosong yang selama ini ditempatinya.
“Saya lihat ada sendalnya, tapi saya tidak berani masuk, Pak Ali yang masuk karena pintunya terbuka. Memang biasanya seperti itu," ujar Nurjanah.
Ali sendiri menyebut sekitar satu pekan belakangan ini almarhum tidak terlihat tetapi tidak ada yang mengecek atau mencari keberadaannya. “Makanya hari ini saya sama Ibu Nurjanah pergi mencari, ngecek ke rumahnya. Terus, saya masuk sambil panggil-panggil, tetapi tidak ada jawaban, saat lihat ke dalam ternyata kondisinya sudah begitu (membusuk), posisi terlentang di lantai, tidak jauh dari pintu utama," ujar Ali.
Bersama Nurjanah pria 40 tahun itu pun langsung memberitahu ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. "Langsung saya info ke RT, tidak lama datang polisi," jelasnya
Informasi yang dihimpun media ini, Kaspul Anwar sudah bekerja sekitar 4-5 tahunan sebagai petugas kebersihan. Anak kandungnya kerap mengunjungi almarhum lantaran informasinya ia bercerai dengan istrinya.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah sudah berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) IA Moeis Samarinda Seberang dan pihak keluarga juga sudah berada disana.
Editor: Aspian Nur