Kepada Korankaltim.com, Yadi menceritakan dirinya selesai bongkar muatan di Dinas Pendidikan Tenggarong, Kutai Kartanegara sore tadi. Saat hendak kembali ke Samarinda, tepat diturunan Bukit Pinang Jalan Pangeran Suryanata, dari spion kanan Yadi melihat sebuah mobil pikup bernopol KT 8742 NF berusaha menyalip dari sisi kanan.
"Karena dari turunan tanjakan kondisi truk yang saya kendarai cukup kencang, saya lihat ada mobil pikup dari sebelah kanan berusaha menyalip, saya langsung menghindari banting setir ke kiri, ternyata ada pohon ditepi jalan dan saya tidak melihat langsung tertabrak," kata Yadi.
Pohon yang tertabrak roboh ke tengah jalan dan akarnya tercabut dari tanah. Kaca depan truk yang menabrak bagian tengah pohon berukuran besar pecah sementara bagian depan truk ringsek, beruntung kontainer tidak jatuh hanya bagian depan truk miring ke kiri sementara sang sopir juga tak mengalami luka.
Pohon itu sendiri berada di sisi kanan pintu masuk Pondok Pesantren Rumah dan berada dekat warung bakso. Saat insiden terjadi ada beberapa orang sedang makan di warung tersebut namun tidak tertimpa pohon, hanya sebuah motor dikabarkan ikut ringsek.
Hingga berita ini diturunkan kemacetan panjang masih terjadi, baik kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Samarinda menuju Tenggarong juga sebaliknya. Antrian kendaraan terlihat memenuhi tanjakan Bukit Pinang sekitar satu kilometer.
Editor: Aspian Nur