Pasalnya, ditempat itu terjadi pengeroyokan terhadap seorang pria yang belum diketahui apa motif dan penyebabnya. Keterangan dari seorang pengurus Sekretariat DPW Partai Perindo Kaltim yang enggan disebutkan namanya kepada Korankaltim.com sore tadi menyebutkan, sebelum kejadian ada seorang pria datang ke kantor tersebut mencari orang yang bernama Kevin, kemudian ada dua pria lagi menyusul masuk dan berkata tidak ada kader dengan nama tersebut.
Belakangan diketahui Kevin yang mereka cari berada di ruang genset lantai satu, sedang duduk sambil menghisap rokok. Mendapat informasi itu, ketiga pria itu pun langsung mendatangi Kevin dan langsung memukulinya. Kevin sempat lari ke lantai dua namun berhasil disusul tiga pria tadi dan kembali memukulinya.
"Saya langsung melerai dan sempat bertanya ini masalahnya apa, mereka bilang ini masalahnya besar dan menyebut kalau Kevin perampok. Karena saya tidak kenal sama mereka jadi saya percaya saja," ujarnya saat dikonfirmasi sore tadi.
"Tapi infonya Kevin itu pegawai Kemenkumham dan dia kesini (Kantor DPW Perindo) karena mau ketemu temannya yang juga kader partai kami," sambungnya.
Karena peristiwa pengeroyokan terjadi di sekretariat Perindo pengurus sekretariat itu meminta mereka yang bertikai untuk keluar.
"Saya giring mereka keluar dan saat diluar ada teman pengeroyok turun dari mobil memukuli Kevin, ada sekitar 20 orang. Disini saya tegaskan, mereka tidak ada kaitannya dengan Perindo, karena mereka semua orang luar, tidak ada yang saya kenal," tutupnya.
Sementara Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ari Fadli melalui Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Yasir mengatakatan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan fokus dengan korban, yang masih dalam perawatan intensif.
"Ini masih ditangani, korbannya ada di rumah sakit. Fokus ke korban dulu, kemudian mencari keterangan saksi-saksi," sebut Yasir.
Editor: Aspian Nur