“Anggaran tahun ini Rp4,8 miliar, nanti dilakukan bertahap yang akan digunakan untuk merenovasi pasak bagian depan, ini sampai Oktober 2023. Nanti dilanjutkan dengan anggaran yang sama juga pada 2024,” ungkap Yogi, Selasa (1/8/2023).
Menurut pantauan media ini, guna penyegaran kawasan pusat perbelanjaan yang tenar pada awal tahun 1990 ini, terdapat dua ruas jalan yang ditutup. Beberapa lokasi galian jalan untuk penanaman kabel dan ruas lainnya untuk pembuatan taman. Kini revitalisasi akan mulai menyentuh kios para pedagang. “Kita pakai kabel tanam nanti, supaya bisa memudahkan. Jadi tidak ada lagi kabel yang menjuntai ke depannya, seperti yang terlihat saat ini,” bebernya.
Yogi mengakui bahwa dirinya tak bisa menyebutkan secara pasti rincian untuk biaya kabel tanam ini, namun menurutnya kegiatan pekerjaan proyek ini merupakan inovasi yang cukup bagus. Dia menambahkan, ada 33 bangunan kios yang akan direhabilitasi alias pemulihan tampilannya agar nyaman dipandang seperti awal Citra Niaga dibangun.
Hingga saat ini kios pedagang memang belum dibongkar, karena perbaikannya dimulai dari bangunan pendopo yang letaknya di tengah kawasan. “Untuk bangunan pendopo sendiri sudah mulai dibongkar atapnya. Kios pedagang akan menyusul kemudian, mereka juga telah mendapat sosialisasi sebelumnya kan,” imbuhnya.
Sebagian bahan untuk proses revitalisasi sendiri sudah berada di lokasi dan didatangkan dari Jakarta dengan ketahanannya hingga 20 tahunan. Yogi mengaku sudah memberikan pengertian pada para pedagang agar bersabar dalam pengerjaan renovasi di masing-masing kios.
“Kan nantinya juga bakal makin bagus, makin rapi, meningkatkan ekonomi. Saya juga sudah sampaikan ke pedagang, kalau ada atap mereka yang bocor bisa langsung disampaikan, nanti kita service,” imbuhnya.
Editor: Maruly Zainuddin