Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala Kesayhbandaran dan Otoritas Pelabuhan (Plt KSOP) Kelas II A Samarinda Capt M Ridha saat dikonfirmasi Korankaltim.com Kamis (6/7)2023) hari ini.
"Kami mendapatkan informasi perusahaan yang menabrak bertanggungjawab. Memang ada beberapa pipa yang bergeser dan pihak perusahaan juga Perumda sudah bertemu, mereka siap untuk itu," tegas Ridha.
Disinggung soal posisi tongkang Indomarina 3002 apakah benar tengah tambat atau sedang jalan, pihaknya mengaku belum bisa memastikan karena belum dilakukan pemeriksaan detail.
"Itu belum bisa dipastikan, karena mereka (kru kapal) masih diperiksa di Polairud. Hari ini kami membuat surat panggilan untuk di BAP, kemungkinan besok," jelas Ridha.
Diberitakan sebelumnya, tanggal 3 Juli tengah hari lalu tongkang Indomarina 3002 yang ditarik TB Atlantic, diduga terbawa arus hingga menghantam pipa induk besi milik Perumdam Tirta Kencana di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota.
Akibatnya delapan klem atau pengikat pipa terlepas bahkan hilang hingga terjadi pergeseran. Dari keterangan awal nahkoda kapal, penyebab insiden dikarenakan faktor alam, arus Sungai Mahakam dan angin kencang.
Editor: Aspian Nur