Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkot Samarinda, Sam Saimun menyampaikan, Pemkot akan membangun kawasan tepian secara menyeluruh termasuk area parkir.
“Bahwa di kawasan tersebut akan ada proyek teras Samarinda, tentunya Pemkot akan melakukan pembangunan secara menyeluruh. Ada pedestrian, UMKM, begitu juga dengan (area) parkir,” kata Sam Saimun dalam konferensi pers, Selasa (3/7/2023).
Terkait maraknya pungli sebesar Rp7-10 ribu per motor atau lebih mahal dari tarif semestinya yang ditetapkan pemerintah, dia menegaskan kejadian itu merupakan temporer atau sementara saja pada momentum tertentu ketika tepian Mahakam ramai pengunjung. Namun dia menegaskan,
Pemkot tidak akan tunduk kepada aksi premanisme dan pungli yang merugikan masyarakat.
“Dalam waktu dekat, malam ini Pemkot melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kan melakukan razia secara rutin di tempat tersebut,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot Samarinda juga jelasnya akan menyediakan lahan parkir yang akan dikelola secara penuh oleh Dishub bekerja sama Dinas Lingkuhan Hidup (DLH).
“Ada dua titik, nanti kami informasikan secara lengkap, selanjutnya sebagaimana yang diketahui kita akan melakukan langkah pembinaan dan penertiban. Jangan sampai lagi terjadi pungli di kawasan tersebut,” imbuhnya.
Menurut perencanaan, kawasan tepian di depan Masjid Islamic Center dan depan Bank Tabungan Negara (BTN) akan dijadikan parkir center dan dikelola secara maksimal oleh Pemkot.
Editor: Maruly Zainuddin