Sebuah kapal tongkang dengan nama lambung Indomarina 3002 tanpa muatan yang sedang menunggu pengolongan untuk diisi batu bara yang ditarik tug boat (TB) Atlantic terbawa arus hingga menabrak pipa besi milik Perumdam Tirta Kencana dimana insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WITA.
PElaksana Tugas (Plt) Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Samarinda, M Ridha menjelaskan, terkait tongkang yang terbawa arus tersebut KSOP langsung berkoordinasi dengan Polairud Polresta Samarinda, Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) serta Pelindo IV.
"Setelah dapat laporan kami fokus tongkang bisa dievakuasi dulu, supaya tidak membahayakan pipa milik PDAM. Kami dibantu dari kapal kepanduan. Sekitar pukul 14.00 WITA berhasil dievakuasi, untuk diamankan dibawa ke Kawasan sungai depan Islamic Center," kata Ridha kepada Korankaltim.com.
Mengenai dugaan awal penyebab tongkang tersebut bisa hanyut disebutkannya karena faktor alam. "Kalau keterangan awal dari nahkodanya faktor alam, arus dan angin kencang, karena memang kawasan itu arus kencang saat belokan," jelas Ridha lagi.
"Posisinya TB dan tongkang sudah menurunkan jangkar, menunggu pengolongan, tujuan ke pelabuhan batu bara dari Muara Berau, tetapi karena arusnya deras tongkang larut, saat TB mau berupaya menarik, tiba-tiba tali towing tersangkut di baling mesin sehingga tidak mampu menarik, lantaran hanya satu mesin yang berfungsi," papar Ridha.
Untuk selanjutnya, sesuai dengan aturan pihaknya nanti akan memanggil pihak nahkoda untuk dimintai keterangan. "Tapi itu baru keterangan awal, nanti kami panggil dulu termasuk periksaan dokumen-dokumennya serta izin. Kami panggil kemungkinan besok atau lusa," tutup Ridha.
Editor: Aspian Nur