Setelah diselidiki ternyata keduanya yang merupakan wanita paruh baya terpisah dari rombongan yang berangkat dari Sangatta, Kutai Timur, menuju Embarkasi Balikpapan.
Bripka Purwanto dari Satlantas Polresta Samarinda menjelaskan, sebelumnya kedua jemaah tersebut ditemukan seseorang dalam kondisi bingung kemudian diantarkan ke Pos Polisi Meranti. "Kejadiannya tadi pagi sekitar jam sembilan," kata Purwanto kepada Korankaltim.com siang tadi.
Informasi dari kedua jemaah tersebut, mereka ikut rombongan calon jemaah haji lainnya dari Sangatta menuju Balikpapan menggunakan bus namun ditengah jalan bus yang mereka tumpangi mengalami masalah.
"Busnya mogok disekitar Bukit Soeharto, setelah itu jemaah yang ada di bus dipindahkan ke mobil travel untuk melanjutkan perjalanan," paparnya.
Setelah beberapa saat ternyata mobil yang ditumpangi kedua jemaah Wanita itu tidak dapat mengejar rombongan lainnya, akhirnya supir travel dan jemaah berinisiatif untuk kembali ke Samarinda.
"Setelah mereka disini sempat kita tanyai, mungkin karena faktor usia serta kelelahan sepanjang perjalanan mereka belum bisa memberikan keterangan secara jelas," sebut Purwanto.
Purwanto bersama tim berinisiatif untuk mengantarkan jemaah tersebut ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Samarinda untuk mempertemukan mereka dan keluarga.
"Ternyata belum sampai ke Kemenag, masih di perjalanan kami dihubungi anggota ada keluarga dua jemaah tersebut yang menjemput mereka di Pos Polisi Meranti, lalu mereka di bawa kembali ke Balikpapan untuk urusan pemberangkatan haji," tutup Purwanto.
Editor: Aspian Nur