Kedatangan dua kapal tersebut yaitu Kapal Motor (KM) Cattleya Express membawa penumpang 1.220 orang serta 7 unit sepeda motor yang tiba pukul 10.00 WITA, sedangkan KM Queen Soya 1.201 orang, 30 unit roda dua dan 12 unit mobil bersandar pukul 11.51 WITA.
Tak hanya datang, pukul 14.00 WITA satu kapal akan berangkat ke Pare-Pare yakni KM Prince Soya, dengan membawa 1.400 penumpang. Aktivitas penumpang di pelabuhan tersebut terkait dengan arus balik setelah Idulfitri 1444 Hijriyah yang berlalu sepekan lalu.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Samarinda, Letkol Mar Triyanto saat ditemui di Pelabuhan Samarinda siang tadi menjelaskan hal tersebut.
"Hari ini ada dua kapal yang datang, membawa penumpang sekitar dua ribuan lebih dari Parepare, sesuai prediksi kami hari ini puncak arus baliknya, tetapi masih bisa terkendali," ujar Triyanto kepada Korankaltim.com.
”Penumpang yang datang dari Pare-Pare tujuannya tidak hanya ke Samarinda tetapi ada juga yang ke Bontang, jadi terpecah," ungkapnya.
KSOP juga melepas keberangkatan KM Prince Soya ke Parepare dengan membawa 1.400 penumpang. "Masih tinggi animo masyararakat yang datang maupun pergi, baik dari Samarinda maupun Pare-Pare," paparnya.
Diharapkan kedepannya arus mudik maupun arus balik di hari besar tetap kondusif. "Apa yang masih menjadi kekurangan, pastinya akan kami perbaiki, yang jelas untuk saat ini semua berjalan dengan lancar dan aman tidak ada penumpukan penumpang," tutup Triyanto.
Sementara Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengatakan, mengantisipasi arus balik di Pelabuhan Samarinda, mereka menurunkan ratusan personel gabungan dari TNI/Polri, KSOP dan Pelindo.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar, walaupun arus balik meningkat, tetapi masih bisa terkendali dengan baik. Ini semua karena ada kolaborasi dari tim Satgas Operasi Ketupat," ujar Ary.
Selain pengamanan yang dilakukan di area pelabuhan, pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas di depan pelabuhan. "Di depan juga kami melakukan pengaturan arus lalin, dan berjalan dengan baik, tidak ada kemacetan," pungkas Ary.
Editor: Aspian Nur