Kedua armada tersebut merupakan kapal terakhir di arus mudik lebaran 2023 ini.
Keberangkatan pertama yakni KM Adithya dengan membawa 1.583 penumpang pada pukul 05.30 WITA, sedangkan KM Prince Soya mengangkut 774 penumpang serta 14 unit kendaraan roda empat dan 57 roda dua pada pukul 13.00 WITA.
Seperti diketahui KM Prince Soya merupakan armada cadangan dalam arus mudik lebaran ini.
Hal ini diungkapkan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Samarinda, Letkol Mar Triyanto saat ditemui di pelabuhan hari ini.
"Ini kapal terakhir, ada dua armada yang kami berangkatkan KM Adithya dan Prince Soya," katanya.
Ia pun mengaku untuk arus mudik lebaran lebaran 2023, ia mengaku berjalan dengan aman dan lancar.
"Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan aman, tidak ada terjadi penumpukan, karena kami sudah mempersiapkan sejak jauh hari, termasuk dengan armada cadangan," terangnya.
Ditambahkannya untuk arus balik sendiri, nantinya akan terjadi pada Rabu (26/4/2023) mendatang.
"Itu untuk arus balik kloter pertama," sebutnya.
Jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu, total penumpang yang melaksanakan arus mudik sebanyak 8.148 orang dari Pelabuhan Samarinda. Sementara untuk tahun ini diakuinya terjadi peningkatan 30 persen yakni 10.820 orang.
"Walaupun ada peningkatan, tetapi berkaca dari sebelumnya, sehingga hasil evaluasi kami dilakukan perbaikan, makanya kali ini tidak terjadi kepadatan dan berhasil kami urai," bebernya.
Tetapi, meski begitu pihaknya tetap akan melakukan evaluasi, terkait dengan permasalahan operator kapal.
"Artinya, kami berharap di tahun 2024 mendatang akan lebih baik lagi. Apakah terkait dengan penambahan armada atau lainnya, yang jelas kami ingin setiap tahunnya itu pelayanan di Pelabuhan Samarinda terus meningkat, khususnya saat arus mudik," pungkasnya.
Editor: Rusdianto