Para pemudik tujuan Samarinda-Parepare, Sulawesi Selatan dengan menumpang Kapal Motor (KM) Catleya Express Rabu (12/4/2023) tercatat sebanyak 1.259 penumpang sementara kapasitas kapal total sebanyak 1.400 penumpang.
Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda Capt M Ridha menjelaskan kepada Korankaltim.com.
"Dari pantauan kami sampai hari ini, arus mudik di pelabuhan masih normal, belum ada lonjakan karena belum memenuhi kapasitas kapal," ujar Ridha saat ditemui di Pelabuhan Samarinda.
Mengantisipasi adanya lonjakan, KSOP mempersiapkan beberapa metode, yakni aktivitas di dermaga hanya untuk penumpang yang memiliki tiket sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), selain itu sarana dan prasarana pun telah dilengkapi diantaranya pagar pembatas untuk mengantisipasi kapal-kapal klotok yang biasanya membawa penumpang dari sungai.
"Kapal-kapal klotok itu kami minta tidak lagi bersandar di pelabuhan sini dan bisa melalui tempat yang telah ditentukan. Kami juga sterilkan kawasan dermaga dari pedagang asongan, jadi kami sudah bisa membedakan mana pengantar mana penunpang yang harus naik kapal, sehingga tidak ada penumpukan," sebut Ridha lagi.
Mengenai puncak arus mudik diperkirakan sekitar tanggal 16,19 dan 20 April pekan depan. "Karena, tanggal 20 itu kapal terakhir berangkat dari Samarinda ke Parepare," jelasnya.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, mereka menyediakan lima armada kapal yakni KM Adhitya, KM Catleya, KM.Tata Armada dan Queen Soya.
"Satu cadangan di tanggal 19 dan 20, kalau memang ada penumpang yang tidak terangkut, jadi kami arahkan ke kapal cadangan, KM Prince Soya, karena memang jadwalnya stand by di Samarinda," tutup Ridha.
Editor: Aspian Nur