Catat, Ini Kuota Haji untuk Kabupaten/kota se-Kaltim
1 menit baca1.412 kali dibaca

Penulis: Faishal Ays
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Keputusan Gubernur Kaltim terkait pembagian kuota haji untuk kabupaten kota se-Kaltim telah terbit, kuota terbanyak ada di Samarinda dan terkecil Mahalam Ulu (Mahulu).
Pembagian ini berdasarkan dari Keputusan Gubernur Kaltim nomor 100.3.3.1/K.148/2023. Tentang penetapan kuota jemaah haji reguler Provinsi Kaltim 1444 hijriah/2023 masehi yang diteken oleh Isran Noor, 2 Maret 2023.
Hal ini sebagai tindaklanjut dari Keputusan Menteri Agama (KMA) bernomor 189 Tahun 2023. Terdapat 221 ribu kuota haji untuk warga Indonesia, dan Provinsi Kaltim mendapat kuota 2.586 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Kaltim Abdul Khaliq menerangkan dari jumlah 2.586 orang tersebut dilakukan pembagian kuota untuk masing-masing kabupaten kota. Dan kini telah terbit keputusan secara resmi menyangkut pembagian tersebut.
Ia menyebut berdasarkan Keputusan Gubernur tersebut kuota terbanyak yaitu Samarinda dengan 550 orang, disusul Balikpapan sebanyak 507 orang, kemudian Kutai Kartanegara 492 orang.
"Dua daerah yang terkecil yakni Kutai Barat 83 orang dan Mahulu 6 orang," kata Abdul Khaliq, Kamis (2/3/2023).
Usai dari terbitnya Keputusan Gubernur ini, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan meneruskan ke Kemenag RI agar dapat dikeluarkannya Keputusan Menteri Agama. "Hari ini langsung kami kirim ke Kementerian," sebutnya.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Kaltim, Ahmad Ridani menerangkan mekanisme dari pembagian kuota tersebut sejatinya menyesuaikan jumlah komposisi penduduk beragama Islam di setiap daerah.
Dari kuota 2.586 yang dimiliki Kaltim kata dia, terbagi lagi dengan empat komponen yaitu terdiri dari 2.424 jemaah, 129 prioritas lanjut usia, 9 orang pembimbing KBIHU, dan 24 orang petugas haji daerah.
"Hampir sama saja pembagiannya dengan yang sebelumnya karena dasar pembagiannya itu 1 per 1000 dan seluruh Indonesia pembagiannya seperti itu," ungkapnya.
Editor: Rusdianto










