Diketahuinya kejadian tersebut berawal dari relawan yang mendapat informasi dari seorang pemancing yang mengatakan bahwa mendengar suara seorang wanita meminta tolong dari arah sungai.
Tetapi, si pemancing itu tak mengetahui pasti dari mana asal suara itu, pasalnya kondisi sekitar yang minim penerangan.
Aulia Rahman, salah satu relawan yang mendatangi lokasi kejadian, mengatakan setibanya di lokasi, terlihat sudah banyak warga serta relawan lainnya, dan benar saja, terlihat tubuh seorang gadis mengambang di Sungai Mahakam, yang masih bersuara meminta tolong, dari arah tengah sungai.
"Saya langsung lihat ke kiri ke kanan, ini tidak ada yang mau nyebur, jadi saya inisiatif terjun ke sungai, karena kalau menunggu kapal lagi pasti lama," kata Aulia, saat dikonfirmasi Minggu (12/3/2023).
Pemuda 24 tahun itu pun berenang mendekati gadis itu. Bersyukur, saat dirinya berhasil memegang perempuan itu, ia memastikan masih dalam kondisi bernafas, dengan posisi telentang.
"Saya coba tarik tangannya, alhamdulillah kondisinya masih bernafas," kata Aulia.
"Syukur saja ketemu batang pohon yang mengapun, saya coba tarik bagian belakang bajunya, terus berenang, bawa ke pinggir sungai, terus dibantu teman relawan lainnya, termasuk speedboat dari Polsek Kawasan Pelabuhan (KP), dalam mengawal proses evakuasinya ke pinggir," tutupnya.
Akhirnya, gadis itu pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapatkan perawatan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek KP, Kompol Subari mengatakan bahwa kondisi gadis tersebut saat ini sudah mulai membaik dan dalam perawatan.
"Kondisinya sudah mulai pulih dan ini dalam perawatan," ungkap Kompol Subari.
Editor: Rusdianto