"Ya, Alhamdulillah pencarian hari kelima membuahkan hasil, korban tenggelam berhasil ditemukan sejauh 200 meter dari LKP, sekitar pukul 09.00 WITA," kata Rahmadhani.
Raka ditemukan saat dilakukan penyisiran oleh TIm SAR gabungan yakni TNI/Polri, relawan serta Basarnas.
"Saat ditemukan posisinya mengambang dan tertelungkup. Kemudian, kami lansung melalukan evakuasi ke darar, setelah itu dibawa ke RSUD A.W.Sjahranie, ada keluarganya yang mendampingi," terangnya.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berenang di Sungai Mahakam, dan meminta pemerintah daerah untuk memasang plang larangan berenang. "Iya, selain arusnya yang deras, juga ada binatang buas (buaya)," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, pada Rabu (30/11/2022) sekitar pukul 13.10 WITA, bocah laki-laki berusia 9 tahun atas nama Raka Azril Sangaji Putra bersama dengan lima rekannya berenang di Sungai Mahakam, kawasan Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya di Teluk Lerong Garden.
Berdasarkan video yang beredar di group-group whatshapp, memperlihatkan detik-detik bocang malang itu berusaha untuk berenang, tetapi arus deras Sungai Mahakam membawanya ke tengah sungai.
Sempat ada warga yang berenang untuk menolong, tetapi kelelahan dan akhirnya kembali ke tepi sungai. Hingga akhirnya korban pun tak telihat lagi.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur