Juli dari tahun-tahun berat saat masa Pandemi Covid-19. Hingga ketika Presiden Joko Widodo menunjuk wilayah di Kaltim, sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Menjalankan roda pemerintahan dalam masa sulit maupun dalam sorotan, sudah pasti memiliki banyak cerita. Menyadari hal ini, Koran Kaltim sebagai media yang bercita-cita tumbuh bersama para pembacanya melalui slogan Cerdas Bersama Rakyat, menginisiasi sebuah forum diskusi yang akan memberikan ruang bagi pemimpin dan masyarakat berkomunikasi secara lebih luwes.
Hal ini, juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 16 Koran Kaltim, yang jatuh pada 22 November 2022 mendatang.
Sebuah diskusi bertajuk Korkal Siniar On Stage degan tema 'Menjelang 5 Tahun Kepemimpinan Isran Noor - Hadi Mulyadi' dijadwalkan akan diselenggarakan
di La Luna Bistro, Lantai 9 Hotel Horison Samarinda, pada Sabtu,(1/9/2022) besok.
Ketua Panitia HUT ke 16 Koran Kaltim Cony Ayu Nurlita, mengatakan, sedianya kegiatan ini adalah bagian dari acara siniar atau podcast, yang rutin tayang di Kanal YouTube Koran Kaltim Video, sebagai bagian dari produk digital Koran Kaltim.
"Jadi ini adalah episode spesial Korkal Siniar, dengan tema yang kami pilih khusus," ujar Cony, ditemui di sela gladi bersih, Jumat (30/9/2022).
Diskusi ini, lanjut Cony akan menghadirkan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, sebagai narasumber utama dan disandingkan dengan pengamat politik dan hukum dari Universitas Mulawarman (Unmul) Herdiansyah Hamzah.
"Selain itu, kami juga menghadirkan Direktur Koran Kaltim Desman Minang, sebagai perwakilan media dalam diskusi," tukas Cony.
Setiap tahunnya, lanjut Cony Koran Kaltim selalu berupaya menyelenggarakan acara yang diniatkan sebagai bentuk keterlibatan aktif media, dalam mendukung pembangunan di Kaltim.
"Diskusi ini adalah upaya kami, menjembatani aspirasi masyarakat yang mungkin saja belum tersampaikan, agar bisa mendapatkan atensi langsung dari kepala daerah" terang Cony.
Di saat bersamaan, diskusi ini juga diharapkan akan jadi wadah bagi kepala daerah untuk menceritakan secara lebih rinci dan luwes terkait hal-hal yang sudah dan akan dilakukannya.
"Jadi ada timbal balik. Masyarakat bisa bersuara, kepala daerah juga bisa bersuara," pungkas Cony.[]
Penulis : Rusdi