
"Sekarang ini kita bangsa Indonesia hanya tinggal menikmati perjuangan itu. Perjuangan para pejuang terdahulu," ucap Isran pada Ramah Tamah Gubernur Kaltim dengan veteran dan janda veteran Kaltim, Selasa (16/8/2022).
Isran mengaku sebagai warga bangsa yang mensyukuri, rakyat yang bisa menikmati sudah tentu harus tahu diri, harus memberikan sebuah penghargaan serta apresiasi yang besar terhadap para pejuang, veteran dan seluruh keluarganya.
Baginya, saat ini terdapat kecenderungan adanya indikasi bahwa nilai kebangsaan mulai menurun digenerasi muda sebab banyaknya anak sekolah yang tidak hafal lagu kebangsaan Indonesia Raya.
"Kalau SD ke bawah oke, tapi kalau SMP, SMA banyak yang tidak hafal itu indikasi nilai kebangsaan menurun," ungkapnya.
Karenanya perlu ditingkatkan kembali menyangkut sejarah kebangsaan di sekolah-sekolah walaupun sekarang sudah ada. "Tapi perlu ditingkatkan agar nilai-nilai kebangsaan bisa tertanam dari generasi ke generasi," jelasnya.
Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kaltim Muhammad Syah mengatakan terdapat tiga hal yang perlu diketahui dan dijaga yakni kehormatan, jati diri, dan harga diri bangsa, semua itu ada di dalam Merah Putih. "Inilah harga diri yang kami punya, jati diri yang kami punya," ucapnya.
Selain ramah tamah, kali ini juga Pemprov menyerahkan sejumlah paket sembako kepada veteran dan janda veteran yang akan dibagikan kepada 107 penerima.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Maruly Zainuddin