Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Puguh Harjanto menyebutkan, Singapura memegang 31,6 persen peran dalam relisasi investasi asing di Kaltim.
“Selama Januari-Maret, nilai yang berhasil terealisasi dari Singapura itu 105,13 Juta US Dollar, terdiri dari 91 proyek di Kaltim,” kata Puguh.
Posisi kedua ada negara Kepulauan Mauritius dengan nilai investas 56,8 Juta US Dollar atau 17,1 persen dan selanjutnya ada Jerman dengan nominal 41,78 Juta US Dollar.
Data DPMPTSP Kaltim menunjukkan ada 17 negara lain yang memberikan tambahan investasinya selama berjalannya triwulan I tahun 2022.
“Penambahan investasi asing membuat PMA Kaltim untuk Triwulan I tahun ini berada di posisi ke 11 nasional,” papar Puguh.
Sedangkan prestasi membanggakan ada pada capaian realisasi investasi dalam negeri atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
PMDN yang berhasil terealisasi mencapai Rp10 triliun lebih, membuat Kaltim finish di urutan ke 4 skala nasional. Kaltim berada di bawah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur serta berhasil mengungguli Riau dan Sumatera Selatan.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur