Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban Dinas Perhubungan (Kasi Daltib Dishub) Samarinda Muhammad Suryanto kepada Korankaltim.com menjelaskan, rute pawai diawali dari depan Gedung KONI Kaltim di Jalan Kusuma Bangsa menuju ke arah Jalan Pahlawan, kemudian melintasi Jalan Dr Sutomo dan belok kanan ke arah Jalan S Parman (eks Jalan Ruhuy Rahayu), setelah itu melintasi Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda pawai mengarah ke Jalan Gatot Subroto dan menyeberagi Jembatan Baru menuju Jalan Agus Salim, lurus ke Jalan Abul Hasan serta melintasi Jalan DI Ponegoro kemudian melewati Jalan Imam Bonjol, ke arah Jalan KH Abdur Rasyid hingga mengitari Taman Samarendah untuk menuju ke arah Jalan Bhayangkara dan kembali ke titik akhir sesuai dengan titik awal yaitu Jalan Kusuma Bangsa.
Dishub Samarinda menerjunkan 45 personel dalam melakukan pengaturan lalu lintas pada sejumlah titik yang menjadi rute pawai pembangunan ini. "Untuk menjaga lalu lintas kami menurunkan 45 orang," kata Surya Minggu (22/5/2022) hari ini.
Namun masyarakat tak perlu khawatir akan kehadiran pawai yang berpotensi menghalangi kegiatan rutinitas masyarakat, sebab dalam hasil keputusan rapat, Surya membeberkan tak ada blokade jalan selama pawai berlangsung hanya saja dilakukan buka tutup lalu lintas.
"Jadi seperti iringan pawai melintasi pada suatu titik disaat itu kami lakukan penutupan hingga iringan pawai lewat," jelasnya.
Pawai dimulai pukul 7.30 WITA dengan estimasi waktu dua jam pawai berakhir, dapat disimpulkan jika menyesuaikan waktu estimasi pawai artinya pada pukul 9.30 iring-iringan pawai telah rampung.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur