Dalam struktur keanggotaan Tim Transisi, ada nama tokoh Kaltim ikut terdaftar. Adalah Profesor Masjaya, Rektor Universitas Mulawarman yang masuk dalam posisi anggota Tim Ahli.
“Kalau untuk tugas-tugas secara umum sudah dijelaskan di dalam keputusan. Tapi secara khusus nanti menunggu arahan Kepala Otorita IKN,” terang Masjaya kepada Korankaltim.com saat dikonfirmasi, Minggu (8/5/2022).
Tujuan utama pembentukan Tim Transisi adalah untuk mempercepat pelaksanaan aktivitas pembangunan dan pemindahan IKN kedepannya terlebih waktu yang dimiliki terblang singkat.
“Batasnya 2 Agustus 2024 mendatang Ibu kota sudah harus pindah dari Jakarta,” imbuhnya.
Kendati dikejar waktu, pihaknya akan menyampaikan keinginan masyarakat lokal Kaltim untuk terlibat dalam proses pembangunan dan pemindahan IKN, termasuk kehidupan mereka pasca IKN terwujud.
Selain nama Masjaya, ada juga nama Gubernur Kaltim, Isran Noor yang masuk dalam struktur tim yang dibentuk oleh pemerintah pusat tersebut.
Isran Noor berada diposisi anggota Tim Penasihat, yang nantinya akan memberikan masukan dan pertimbangan, juga memastikan kesesuaian pelaksanaan tugas yang dilakukan Tim Transisi.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur