Pasca tinjauan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda telah menurunkan tim guna menindaklanjuti rencana pengendalian banjir pada kawasan itu.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), PUPR Samarinda, Rosnaydi Novida mengatakan pihaknya telah melakukan pengambilan gambar tampak atas pada kawasan tersebut guna mengidentifikasi saluran air. "Terhitung sejak tinjauan sudah satu minggu, kami sudah turunkan tim untuk drone," ucapnya, Jumat (8/4/2022).
Ia menegaskan langkah ini merupakan salah satu langkah sebelum masuk ke tahap perencanaan. Belum lagi penanganan banjir juga memerlukan penanganan yang komprehensif sebab baginya pengendalian banjir tak dapat diatasi hanya pada satu titik saja. "Jadi memang harus menyeluruh maka dari itu drone ini kami termasuk melihat alirannya bagaimana," jelasnya.
Novida menjelaskan penanganan penanganan yang akan dilakukan khususnya pada sisi Sungai Kemuning, tidak hanya di bagian ilir sungai, namun pengendalian sampai ke bagian ulu sungai yang dimana titiknya berada di sekitar Masjid Pesantren Nabil Husein.
Hasil pengambilan gambar yang sudah dilaksanakan, Novida mengungkapkan banjir yang terjadi di seputaran Loa Bakung itu diakibatkan saluran air yang ada banyak terputus lantaran ditutupi oleh bangunan.
"Sementara ini kami bikin perencanaan kasar dulu, untuk perencanaan sesungguhnya kami akan usulkan di APBD Perubahan mendatang," bebernya.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Supiansyah