Munculnya kuburan tersebut sebagai bentuk kegeraman masyarakat Kota Tepian atas ucapan Edy Mulyadi yang dianggap menghina Kalimantan khususnya Kalimantan Timur yang dipilih sebagai Ibu Kota Negara (IKN).
Di atas kuburan tersebut layaknya pemakaman sungguhan juga diberi taburan kembang tujuh rupa oleh warga dan mendoakannya.
"Ya, ini bentuk kekesalan kami sebagai warga Kalimantan, khususnya di Samarinda. Kami tidak terima, masa dia bilang tempat jin buang anak, itu kan sama saja menghina," ucap Rendi, seorang warga yang ditemui Korankaltim.com siang tadi.
Sementara warga lain bernama Abdul mengatakan jika kuburan tersebut baru terlihat saat dirinya bersiap membuka toko sekitar pukul 08.00 WITA pagi tadi
"Ya, baru lihat juga, pas mau buka toko," kata Abdul. "Saya juga gak tahu siapa yang buat itu (kuburan), tetapi saat saya lihat ya paham sih maksudnya. Ya, siapa yang tidak marah kalau dihina seperti ini, pasti kami tersinggung sebagai warga Kalimantan," tegas pria 55 tahun ini.
Seperti diketahui, Edy Mulyadi menjadi kecamatan masyarakat Kalimantan atas kritikannya soal pemindahan IKN dengan menyebut Bumi Borneo tempat jin buang anak.
Masyarakat Kalimantan pun meminta Edy Mulyadi ditangkap dan diproses hokum dan kasusnya kini diambil alih oleh Bareskrim Mabes Polri.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur