Ia menjelaskan jenis vaksin yang dapat diberikan kepada anak dengan usia Sekolah Dasar (SD) itu menggunakan jenis Sinovac, sedangkan stok vaksin tersebut sementara ini masih kosong. Selain itu ketentuan daerah untuk dapat melaksanakan vaksinasi juga turut diatur setiap daerah bisa melakukan vaksinasi ketika capaian vaksinasi dosis pertama untuk umum sudah mencapai 70 persen dan capaian vaksinasi untuk lanjut usia 60 persen. "Cuma mungkin untuk persyaratan itu sudah tidak berlaku lagi, soalnya Januari ini sudah harus vaksin," ucapnya, Minggu (9/1/2021).
Pria yang kerap disapa dr Ismed menyebutkan jika pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran usia 6 sampai 11 tahun sudah dapat dilaksanakan tentunya Dinkes Samarinda akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda. "Seperti yang sebelumnya kita selalu kerjasama dengan Disdik dan pihak sekolah untuk pelaksanaannya," ungkapnya.
Bahkan kedua belah pihak itu telah menghimpun jumlah sasaran vaksinasi usia 6-11 tahun di Samarinda, setelah melakukan penghimpunan terdata sekira 70 ribu anak akan menerima vaksin tersebut, tentunya hal itu dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan