Namun ruas jalan nasional yang menghubungkan antar daerah dan provinsi itu sudah masuk dalam pembiayaan kontrak jangka panjang alias Multi Years Contract (MYC), berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2022 hingga 2023.
"Sudah diusulkan tahun ini dan tahun 2023, sudah disetujui proyek MYC," kata Anggota Komisi V DPR RI Irwan kepada Korankaltim.com Jumat (7/1/2022) hari ini.
Irwan meminta masyarakat bersabar menunggu jalanan tersebut tersambung mulus karena jalan tersebut selama puluhan tahun hanya di tambal sulam.
"Sekarang sudah tidak bisa tambal sulam karena sudah hancur, makanya kami buat multiyears agar terjamin anggaran dan pelaksanaannya dan tidak terkena realokasi dan refokusing dari Kementerian Keuangan," tegas Irwan.
Terkait masalah teknis, politikus Partai Demokrat Kaltim ini menyebut agar dapat berkoordinasi langsung ke pihak terkait.
Pastinya ruas jalan nasional yang telah masuk dalam penganggaran MYC yaitu rute Kukar-Kubar, Bts Loa Janan - Bts Kota Tenggarong - Senoni - Kota Bangun.
Kemudian, rute Kota Bangun - Gusig - Sp Blusuh, SP Blusuh - batas Kalteng dan selanjutnya rute Sp Blusuh - Sp 3 Damai - Barong Tongkok - Mentiwan.
"Itu semua ruas-ruas yang sudah ada anggarannya, jadi kalau selesai tersambung mulus semua," tutup Irwan.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur