Selain kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui, menggunakan kapal sebagai transportasi juga menjadikan masyarakat lebih aman dan nyaman selama berpergian. Kendati perbedaan waktu perjalanan tidak menjadi hal yang serius bagi masyarakat yang ingin mudik dan berlibur ke Melak.
Jika melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor akan menempuh jarak 15-18 jam sedangkan menggunakan kapal mendapati jarak waktu sekitar 20 Jam perjalanan.
Salah seorang pengelola kapal yang berlayar ke melak, Jani (48) mengatakan tingkat kepadatan penumpang menjelang tahun baru 2021 mengalami kenaikan drastis.
Selain mengangkut penumpang kapal tersebut juga turut mengangkut barang. Satu orang dewasa dikenakan tarif Rp130 ribu untuk penumpang bagian bawah kapal dan Rp150 ribu untuk bagian atas kapal.
"Orang dewasa atau anak-anak sama tapi biasanya dari yang punya kapal berikan diskon, kalau untuk barang kami hitung per ton jadi 1 ton Rp200 ribu," Kata Jani pada koran kaltim, Minggu (26/12/2021).
Semenjak beroperasi sejak juli 2021 lalu, kapal tersebut memiliki 14 armada yang akan dikerahkan setiap harinya secara bergantian, jani sebagai pengelola juga menjelaskan kapalnya akan beroperasi setiap hari sejak pukul 7 pagi sampai pukul 3 dini hari.
"Soal keamanan jangan diragukan lagi, kami diperbolehkan berlayar itu kalau ada izin dari Dinas Perhubungan jadi sebelum pergi diadakan cek and recek," Sambungnya.
Sementara itu kapal tersebut juga sudah dilengkapi dengan asuransi kapal dan penumpang dan safety kapal yang memadai sehingga para penumpang dapat dipastikan sampai tempat tujuan dengan aman dan selamat.
"Mau tahun baru ini makin ramai, biasanya kami bawa penumpang setiap harinya sekitar 150 penumpang, karena jalan rusak jadi orang lebih memilih naik kapal, bisa bersantai dan motor tidak rusak," tandasnya.
Penulis : linda mulyani
Editor : Bambang Irawan