“Sejak semalam, sistem sudah pulih. Penormalan memang bertahap, tapi sekarang sudah semua,” kata Rahmatan.
Rahmatan pun mengakui sampai saat ini penyebab terganggunya sistem interkoneksi PLN belum diketahui. Timnya di lapangan masih melakukan invetigasi secara mendetail dan akan menyampaikan hasilnya kemudian. “Jelas untuk menjadi bahan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kaltim mengalami blackout selama kurang lebih 5 jam sejak petang kemarin hingga malam hari. Kejadian ini bukan yang pertama terjadi dalam kurun waktu 1 tahun. Pada akhir Mei 2021 lalu, sejumlah daerah di Kaltim pun turut mengalami pemadaman aliran listrik.
Pada blackout kala itu, 3 provinsi di Pulau Kalimantan turut terrdampak. Selain Kaltim, Kalsel dan Kalteng pun turut merasakan pemadaman waktu itu.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur