Diantaranya situasi pandemi Covid-19 yang masih bergulir hingga saat ini dan pemkot terus melakukan pengendalian berkaitan dengan kondisi saat ini anggaran yang dialokasikan untuk pengendalian itu melalui komponen APBD dari Belanja Tak Terduga (BTT).
"Kalau untuk pengendalian itu polanya masih menggunakan BTT itu untuk kegiatan program pengendaliannya," ucap Ananta sapaan akrabnya Jumat (3/12/2021) siang tadi.
Dalam komponen APBD tersebut besaran anggaran yang ada mencapai Rp130 miliar yang dimana besaran itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, hal itu juga didukung oleh kebijakan Pemerintah Pusat agar Pemerintah Daerah tetap konsisten dalam mengendalikan Covid-19.
"Dari pusat meminta untuk kami menganggarkan 5 persen dari jumlah total di 2021, dengan besaran yang ada berarti kami lebih dari itu," tuturnya.
Untuk diketahui khusus pada APBD Murni 2021 anggaran yang dialokasikan untuk pengendalian Covid-19 di Samarinda hanya mencapai Rp50 miliar ditambah dengan APBD Perubahan 2021 totalnya menjadi Rp113 miliar.
Selain itu penggunaan APBD itu terbagi menjadi beberapa sektor seperti di antaranya biaya belanja operasional, belanja barang dan jasa serta belanja modal.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur