Sadar akan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus mempercepat proses profiling atau inventarisir terhadap lokasi-lokasi yang dianggap berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan Kaltim.
Salah satu yang sedang dikerjakan oleh Dispar Kaltim, disebutkan Sri adalah Pulau Kaniungan dan Teluk Sumbang di Kabupaten Berau. Sedangkan untuk Kecamatan Biduk Biduk di Berau juga sudah selesai dilakukan inventarisir terhadap seluruh hal yang menjadi komponen penunjang pariwisata.
“Tahun ini juga kita kerjakan tiga Danau. Danau Semayang, Danau Melintang dan Danau Jempang di Kutai Kartanegara,” jelas Sri.
Menurutnya menginventarisir potensi-potensi di kawasan yang akan dijadikan destinasi wisata perlu dilakukan untuk menarik minat para investor. Potensi keindahan alam yang ditawarkan bisa menjadi daya jual tersendiri bagi Kaltim yang rencananya bakal fokus kepada sektor eko wisata.
“Dari sini kita akan buat masterplan untuk mengembangkan wilayah tersebut. Supaya semua akses dan aktivitas tertata dan terkoneksi,” sambungnya.
Inventarisir terhadap destinasi wisata diharapkan mampu mempercepat pengembangan lokasi-lokasi yang dijadikan destinasi. Seperti kawasan tiga danau yang disebutkan sebelumnya, Sri berharap ada investor yang menanamkan modalnya untuk kapal-kapal wisata yang akan mengelilingi danau-danau tersebut.
“Tapi konsepnya tetep eko wisata, kunjungan wisatawan dan pembangunan fasilitas tetap harus diawasi supaya tidak merusak alam atau lingkungan itu sendiri,” tandasnya.
penulis : */Permata
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Senin tanggal 08 November 2021