Dihadapan jemaah salat Jumat, Wagub Hadi Mulyadi mengajak untuk saling menghargai dalam menyampaikan pendapat karena perbedaan pendapat yang merupakan keragaman berpikir haruslah konteksnya dalam urusan kebaikan dan implementasi syariat.
“Hikmah perbedaan pendapat dalam kebaikan di antaranya agar kita bisa berlomba dalam kebaikan, saling membantu dalam kebaikan dan taqwa, saling menghormati dalam kehidupan, serta bisa mendapatkan kemudahan dan kesuksesan dalam kebaikan,” ujar Hadi.
Hadi pun mengimbau jemaah Jumat di Masjid Istiqlal agar dalam menyikapi perbedaan pendapat dalam praktek syariat Islam demi persatuan umat agar mengikuti prinsip yang disampaikan Mujtahid Syaikh Ibnu Rusyd dalam bukunya Bidayatul Mujtahid, yaitu “Kita bekerjasama dalam hal yang disepakati dan bertoleransi dalam hal yang diperselisihkan”.
“Perbedaan pendapat dalam niat kebaikan akan melahirkan persatuan. Dan itu akan mendatangkan rahmat dari Allah Subhanahu Wata’ala. Perbedaan pendapat dalam niat keburukan itu akan melahirkan perpecahan. Dan itu akan mendatangkan laknat dari Allah subhanahu wata’ala. Semoga Allah merahmati kita semua. Aamiin,” tutup Hadi.
Sebelumnya, kedatangan Wagub Hadi Mulyadi di Masjid Istiqlal disambut Imam Besar Prof KH Nasaruddin Umar didampingi Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan KH Bukhori Sail Attahiri di VVIP Room masjid terbesar di Indonesia.
sumber : www.kaltimprov.go.id
Editor : Bambang Irawan