Titik rencana dan pengerjaan pengendalian banjir yang didatangi Andi Harun dan rombongan antara lain kawasan Kecamatan Samarinda Utara ada tiga titik yaitu Perumahan Puspita Bengkuring kemudian menuju Gang H Duri yang dimana titik tersebut melihat aset Pemkot Samarinda berupa lahan yang direncanakan untuk pembangunan polder dan melihat pengerjaan crossing drainase yang ada di persimpangan Sempaja untuk mengurangi dampak banjir di daerah Bengkuring.
Setelah itu ke Kecamatan Sungai Pinang meninjau lokasi Sungai Mati dan pengerjaan crossing drainase dipersimpangan Jalan Gunung Lingai dimana keduanya juga bermanfaat untuk mengendalikan banjir di kawasan tersebut.
Sungai Mati targetnya minggu ketiga pada November mendatang sudah terlaksana pembongkaran rumah yang berada di saluran sungai itu. "Sedangkan untuk crossing drainase mudahan kalau selesai dapat memberikan dampak mengurangi banjir yang ada," kata Andi Harun.
Kunjungan diakhiri di Kecamatan Samarida Kota dengan meninjau pengerjaan saluran air di Jalan S Parman tepatnya depan Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda dan pengerjaan saluran drainase dekat persimpangan empat sisi Jalan Dr Sutomo.
"Untuk pembukaan saluran ini pada APBD Perubahan sampai di depan pintu keluar Lembuswana, kemudian akan kami lanjutkan di anggaran murni. Kalau pengerjaan saluran yang di Jalan Dr Sutomo akan di-crossing ke Gang 9 Jalan Dr Sutomo, karena sementara ini yang memungkinkan ke arah sana," papar Andi Harun lagi.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur