Andi Harun didampingi Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chaeruddin dan Kepala Dinas PUPR Hero Mardanus Setyawan. Andi Harun dan jajaran bertemu Kepala Biro Perencanaan Anggaran Kementerian PUPR, Edy Juharsyah pada kunjungan tersebut.
"Intinya meminta dukungan anggaran untuk mengatasi persoalan banjir maupun pembangunan fisik lainnya di Samarinda," ujar Andi Harun dikutip dari keterangan dilaman resmi Pemerintah Kota Samarinda Minggu (19/9/2021) kemarin.
"Terutama dukungan dari APBN, mengingat APBD kota Samarinda jumlahnya sangat terbatas," lanjutnya. Upaya usulan dukungan anggaran mengenai banjir Samarinda kepada pemerintah pusat ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Walikota Samarinda.
Pada saat kunjungan presiden RI Joko Widodo 24 Agustus 2021 lalu, Andi Harun juga sempat melontarkan usulannya secara lisan kepada Presiden di beberapa kesempatan. Kebetulan juga turut dalam rombongan presiden RI saat itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan sempat membicarakan tentang usulan pembangunan pintu air sungai Karang Mumus.
Andi Harun bahkan sempat bergurau dengan Basuki dengan menawarkan pisang gapit saat makan siang namun disebutnya itu seharga pintu air. Selain itu beberapa upaya penanganan banjir lainnya juga telah dilakukan oleh Pemkot Samarinda melalui pembuatan drainase dan normalisasi fungsi saluran air di beberapa titik seperti di simpang Mal Lembuswana, Simpang Sempaja, dan Taman Samarendah.
Saat ini juga telah ada proyek Kementerian PUPR yang sedang berjalan di Samarinda yaitu penurapan dan normalisasi Sungai Karang Mumus yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan segmen 1 di sebelah pasar Segiri. Dalam proyek normalisasi tersebut juga melibatkan kerjasama Pemkot Samarinda dan provinsi untuk menangani dampak sosial dan pengerukan sungai.
Sementara itu pembangunan pintu air Sungai Karang Mumus yang awalnya merupakan program proyek tahun jamak dari Pemkot Samarinda diputuskan untuk diajukan dukungan kepada pemerintah pusat.
Proyek yang diestimasikan akan memakan anggaran sekitar Rp750 miliar tersebut diupayakan oleh Pemkot Samarinda untuk mendapatkan bantuan anggaran dan pembiayaan dari pemerintah pusat dalam pembangunannya. (*/kk)
Editor: Aspian Nur