Kendati demikian dari 13 rencana itu dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu masih belum diputuskan pembagian kerja dari kegiatan tersebut. "Belum diputuskan siapa-siapa yang menangani, pembahasan akan terus berlanjut," tuturnya.
Ia membeberkan dari 13 rencana kegiatan tersebut akan menggunakan skema anggaran Multi Years Contract (MYC) dengan masa tenggat sampai 2024 mendatang. "Anggaran jika dijumlahkan 13 kegiatan itu sebesar Rp 701 miliar, jadi ada dua penanganan dalam 13 itu," ungkapnya.
Ia menjelaskan dua penanganan tersebut yaitu, penanganan anak sungai bernilai Rp 250 miliar dan pembangunan pintu air serta rumah pompa Rp 451 miliar sehingga totalnya menjadi Rp 701 miliar.
Sebelum kegiatan dimulai tentunya perencanaan harus dilakukan terlebih dahulu, ia mengucapkan Detail Engineering Design (DED) di bawah naungan PUPR Samarinda, pada tahapan itu juga anggaran yang akan dikucurkan sebesar Rp2,5 miliar. "Anggarannya ada di perubahan ini," sebutnya.
Untuk diketahui titik kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka pengendalian banjir yaitu Kelurahan Pampang dengan pembangunan bendali Pampang kanan, Kelurahan Sungai Siring dengan pembangunan bendali Pampang kiri dan pembangunan bendali Karang Mumus, Kelurahan Sempaja Utara dengan pembangunan bendali Muang, Kelurahan Sempaja Selatan pembangunan bendali Batu Cermin dan pembangunan kolam retensi, Kelurahan Gunung Lingai pembangunan kolam retensi dan sistem pompa banjir Griya Muqti dan Bumi Sempaja serta Gunung Lingai, Kelurahan Mugirejo pembangunan kolam retensi di Damanhuri dan Talangsari, Kelurahan Temindung pembangunan kolam retensi dan sistem pompa banjir yang terdapat dua titik rencana kegiatan, Kelurahan Sungai Pinang Dalam pembangunan kolam retensi dan sistem pompa banjir, terakhir Muara Karang Mumus pembangunan sistem pintu air.
Dari 13 rencana kegiatan itu pada 2022 mendatang terdapat 4 titik yang pelaksanaannya akan dimulai yaitu Kelurahan Pampang, Kelurahan Sungai Siring, Kelurahan Sempaja Utara dan Muara Karang Mumus. "Khusus Muara Karang Mumus akan berjalan mulai dari 2022 sampai 2024," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan