Adapun titik banjir terjadi di Jalan Padat Karya, Pal Besi (Lobang Tiga) Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang ketinggian sekitar 30-60 cm, Jalan M Said Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang (air naik hingga ke jalan), Jalan Pangeran Jalan Antasari, Juanda, Perempatan Sempaja, Jalan Sendawar Gang Usaha RT 10 Loa Buah Kecamatan Sungai Kunjang.
Dan dari pantaun di lapangan Senin (30/8/2021) banjir di beberapa titik perlahan mulai surut.
Tak hanya itu saja, hujan deras yang mengguyur Kota Tepian pun menyebabkan tanah longsor, seperti di Jalan Padat Karya RT 48 Gang Melati Loa Bakung
Diketahui, berdasarkan informasi sekitar dua rumah warga yang dihantam tanah longsor, satu rumah terdampak dan 10 kendaraan roda dua tertimbun, dua diantaranya berhasil dievakuasi.
Longsor juga beberapa titik seperti Jalan Pangeran Suryanata Gang Julak Gafur 3 RT 04 Kelurahan Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu, yang menimpa satu rumah beton, hingga menutup akses jalan, serta Jalan Sendawar Gang Usaha RT 10 Kelurahan Loa Buah Kecamatan Sungai Kunjang.
Warga yang rumahnya terdampak longsor Rita (33) di Jalan Padat Karya RT 48 Gang Melati Loa Bakung, saat ditemui di lokasi mengatakan kejadian tersebut bermula sekitar pukul 18.30 WITA.
"Itu habis magrib, saya saat itu mau salat, kan itu hujan deras, air turun dari atas bukit, menyusul tanah longsor. Ya, kejadiannya cepat, pas jam 7-nya kondisi sudah begini," ujarnya.
"Jadi saat mau salat, saya lihat air dari atas itu deras banget turun ke bawah. Airnya tidak lewat parit, justru lewat halaman rumah, baru ada tetangga bilang itu kayaknya longsor," sambungnya.
Ia menambahkan tinggal di kawasan tersebut sudah setahun belakangan terakhir dan baru pertama mengalami, kejadian tanah longsor.
"Saat kejadian ada suara gemuruh, karena di atas itu kan ada tumpukan kayu, makanya pas longsor ada bunyi suara keras, jadi saya langsung keluar sama suami dan anak saya," imbuhnya.
Atas kejadian tersebut pun rumahnya tertimpa tanah longsor dan dua sepeda motor miliknya tersebut, pun turut tertimbun material tanah.
"Iya, kalau mobil sempat diselamatkan, dua motor saya yang tertimbun, belum ketemu. Infonya ada sekitar 10 motor dan dua sudah ditemukan warga," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan