"Kejadiannya habis dzuhur tadi, saat saya jaga saya lihat ada orang gedor-gedor pintu ruko, untuk memberitahu pemilik yang ada di dalam karena ada kebakaran," tuturnya.
Awalnya dirinya sempat bingung dimana kebakaran, pasalnya saat itu tak terlihat api.
"Sempat bingung dimana kebakarannya, ternyata pas saya perhatikan keluar asap dari ruko itu, yang digedor-gedor tadi," kata Taufik lagi. Saat pintu ruko digedor ada satu orang yang keluar. "Setelah orang itu keluar, api langsung membesar dan menyambar ke ruko lainnya, karena rukonya berdempetan," paparnya.
Sementara Staf Pemadaman dan Investigas Disdamkar Kota Samarinda, Sunardi Siman mengatakan saat mendapatkan laporan, mereka langsung menuju ke lokasi. "Ternyata, saat tiba di lokasi ada kendala, karena bangunan ruko dan saling berdempetan, sedangkan titik api berada di dalam, makanya petugas kesulitan mencapai titik api," jelas Sunardi.
Pihaknya langsung mengerahkan 6 posko dan 15 unit mobil tangki, dibantu dengan PMK Swasta serta relawan Kota Tepian. "Jadi titik api tidak bisa kami jangkau, karena asapnya tebal warna hitam dan kalau kami masuk sangat rawan," sebutnya.
Mobil tangga dikerahkan untuk, memadamkan di titik api, tetapi ternyata ada warga yang menahan meminta menyemprot di bagian bangunan yang belum terbakar. "Sebenarnya tidak masalah, karena untuk antisipasi kebakaran semakin meluas," kata Sunardi lagi.
Saat ditanya, berapa ruko yang dilahap api, Sunardi memperkirakan dua bangunan 1 ruko dua pintu tiga lantai, satu ruko tiga pintu dua lantai. "Ada tingkat dua dan tiga, kalau asal api kemungkinan dari belakang ruko. Dugaannya, belum tahu, tetapi kemungkinan korsleting listrik," tambahnya.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WITA, setelah tiga jam api baru bisa dikuasai oleh petugas di lapangan. "Api sempat menyala lagi di dalam ruko, kami mengira sudah padam karena kan hujan juga, makanya kami kembali melakukan penyemprotan," tutup Sunardi.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur
Yuk Tonton Videonya di Bawah Ini .......