Dalam kegiatannya sejumlah titik yang berpotensi membuat kerumunan disasar, mulai dari Jalan Pasundan, Jalan Siradj Salman, Jalan Juanda sampai Jalan AW Syahrani. Total ada sekitar 84 kafe yang berada di kawasan Samarinda Ulu yang didatangi orang nomor satu di Samarinda itu.
Secara garis besar sejumlah titik tersebut masyarakat sudah mulai taat terhadap penerapan PPKM Mikro yang diperketat, namun didapati juga sejumlah pelaku usaha yang masih membandel Terhadap mereka yang "mucil" terus diberi pengertian dan sosialisasi.
"Sebenarnya dari sisi masyarakat sudah sangat meningkat kesadarannya, tinggal beberapa pelaku usaha yang harus lebih ditingkatkan," kata Andi Harun kepada korankaltim.com disela kegiatan malam tadi.
Dalam kondisi seperti ini pemkot tak menutup mata tentang kegiatan perekonomian masyarakat, ditambah baru-baru ini ia menerbitkan Instruksi Wali Kota Samarinda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penutupan Tempat Hiburan Malam dan Penghentian Makan di Tempat untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 do Samarinda.
"Makanya kami tidak menutup total untuk kafe tapi mereka hanya boleh menerima layanan take away," tuturnya. Pengendalian Covid-19 tak bisa hanya dilakukan Pemkot Samarinda beserta unsur TNI-Polri tapi partisipasi masyarakat juga tak kalah pentingnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur
Yuk Tonton Videonya .....