Berada di Satu Sumbu yang Rawan, Diduga Jadi Penyebab Longsor Selili dan Teluk Bajau hingga Abrasi Sungai Mahakam
2 menit baca394 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Abrasi tanah di pinggir Sungai Mahakam sisi Kecamatan Palaran menghebohkan warga Samarinda. Pegrseran tanah tersebut sampai berakibat pada penutupan arus di Jembatan Mahkota II, yang menghubungkan Kecamatan Palaran dan Kecamatan Sambutan.
Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Kaltim, Fajar Alam menuturkan bahwa lokasi abrasi yang terjadi di Kecamatan Palaran, masih berada pada sumbu yang sama dengan wilayah utara Sungai Mahakam, di Selili. Sumbu tersebut memanjang hingga ke wilayah Palaran, termasuk kawasan Teluk Bajau, yang belakangan juga menjadi sorotan karena adanya longsoran tanah yang menutupi Jalan Pattimura dan memutus akses warga di sisi Samarinda Seberang.










