"Kalau di hulu kami akan membentuk kolam penampungan air hingga pengerukan sedimentasi, kalau di hilir kami akan bangun rumah pompa, namun ini baru diawal," kata Andi Harun, ditemui Korankaltim.com, Senin (5/4/2021).
Ia menyebut, kesimpulan dari rapat tersebut akan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). "Termasuk mengukur kemampuan keuangan," tuturnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu juga telah meminta kepada PUPR Samarinda untuk menginventarisir pekerjaan penanganan mana saja yang akan didorong untuk diajukan ke Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi.
Sebagai informasi target penanganan banjir yang akan dilakukan oleh pihak yaitu kawasan Jalan DI Panjaitan, Simpang Sempaja, Simpang Lembuswana dan Jalan Antasari.
Pada kepemimpinan Syaharie Jaang sudah memiliki sebuah masterplan penanganan banjir, disinggung terkait itu pihaknya tak akan membuat dokumen baru, melainkan bakal memperbaharui yang sudah ada dengan menyesuaikan kondisi saat ini. "Bulan puasa ini saya minta diselesaikan," tandasnya.[]
Penulis : Claudius Vico
Editor: Rusdi