Bahkan, Wali Kota Samarinda Andi Harun masuk dalam daftar yang mendapat suntikan vaksin asal Tiongkok tersebut.
Mengenakan kaus hitam, orang nomor satu di Samarinda itu disuntikan vaksin. Ditemui usai vaksinasi, ia mengatakan hal ini juga menjadi bagian dari membangun kepercayaan buat masyarakat bahwa vaksinasi tersebut aman. "Ini juga memotivasi masyarakat, saya barusan di suntik vaksin dan jarumnya juga tidak terasa, setelah menunggu 30 menit juga tidak ada efek apapun," ucap AH sapaan akrabnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan menyediakan sekiranya 40 vaksinator (petugas) dari empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) puskesmas yaitu Puskesmas Sungai Siring, Puskesmas Segiri, Puskesmas Wonorejo dan Puskesmas Lempake.
Selanjutnya dijelaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Dinkes Samarinda, Osa Rafshodia, vaksinasi yang terselenggara itu diikuti oleh 612 orang. "Hari ini vaksinasi distribusinya untuk 612 orang," bebernya.
Tak hanya itu instansi vertikal juga sudah mulai melaksankan vaksinasi di tempatnya masing-masing, diantaranya Kejaksaan Tinggi Kaltim, Kejaksaan Negeri, BPJS Kesehatan, program vaksinasi tersebut diinisiasi oleh Dinkes Samarinda, termasuk dalam distribusi vaksin tahap kedua ini.
Untuk masyarakat tak perlu khawatir, Osa juga menyebutkan bahwa distribusi vaksin memang bertahap namun pengirimannya pun hingga sampai saat ini sangat lancar pertiga minggu sekali, bahkan ia mengungkapkan vaksinasi untuk masyarakat bisa terlaksana di awal april nanti.[]
Penulis : Claudius Vico
Editor : Rusdi