“Innalillahi Wa Inna Illaihi Rojiun. Hari ini kita berkumpul dalam suasana duka dan kehilangan, karena salah satu sahabat kita semua HM Cholid Mahbub telah mendahului kita. Saya yakin yang hadir di sini maupun yang tidak sempat hadir karena berbagai sebab, pasti merasakan duka mendalam dan kehilangan. Atas nama pribadi, keluarga dan Pemkot Samarinda turut berduka cita mendalam,” ucap Sekda membacakan sambutan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang.
Dikatakannya semua pasti bersedih karena semua menyayangi almarhum. Namun Allah berkehendak lain. “Allah telah memilihkan jalan terbaik bagi beliau, kembali ke sisi-Nya dan kita semua memang akan dijemput maut, hanya saja kita tidak akan pernah tahu kapan dan di mana hidup ini berakhir,” tutur Sekda.
Dikatakannya, almarhum orang baik, pintar, berdedikasi dan kompeten dalam pekerjaan.
“Untuk itu pada kesempatan ini saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya, teriring harapan semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diberi tempat yang layak di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan ketabahan,” ucapnya.
Sugeng juga menyampaikan permohonan maaf almarhum. “Mungkin pernah ada kesalahan almarhum dan pernah ada kesalahan kita terhadap almarhum, kami nilai itu sebagai sesuatu yang manusiawi sekali,” kata Sugeng seraya mengajak untuk mengikhlaskan segala urusan dengan almarhum.
Hadir pula pada pelepasan jenazah, Asisten I Tejo Sutarnoto, Asisten III Ali Fitri Noor, kepala Bapenda Hermanus Barus, keluarga dan keluarga besar Bapenda.
penulis : don/kmf-smd
Editor : Bambang Irawan