Diduga Terinjak-injak Saat Aksi Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Polnes Dilarikan ke RSUD AW Sjahranie
1 menit baca1.321 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Demonstrasi penolakan terhadap Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), di depan Gedung DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda Senin (12/10/2020) kembali berakhir ricuh. Massa aksi yang ngotot bertahan hingga melebihi batas waktu menyampaikan pendapat di muka publik, akhirnya dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian, pada Senin malam.
Korban pun berjatuhan, yang mayoritas didominasi kalangan mahasiswa. Seperti yang dialami Riski Gunawan, mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Dalam keterangan yang dihimpun korankaltim.com, Riski terjatuh dan mengalami cedera di bagian leher.










