Tak hanya itu saja, petugas juga membawa keranda mainan, yang bertuliskan Covid-19 yang bisa diartikan virus ini telah memakan banyak korban jiwa.
Sehingga, untuk memutus mata rantai penyebarannya perlu untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan melakukan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Untuk tempat-tempat yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut yakni seperti kafe-kafe yang berada di kawasa Samarinda kota.
Hal ini diungkapkan Camat Samarinda Kota, Anis Siswantini usai kegiatan Jumat (4/9/2020) tadi malam.
"Kalau saat ini masih sekedar sosialisasi dan imbauan, tetapi kalau ke depannya tidak ada ampun," kantanya.
"Karena sosialisasi ini sudah seringkali dilakukan, jangan sampai ada alasan tidak tahu dan menyalahkan pemerintah," sambungnya.
Tak hanya kepada masyarakat saja yang diberikan imbauan, juga termasuk para pelaku usaha, diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Bukan hanya masyarakat, tetapi para pelaku usaha juga, diharapkan mematuhi protokol kesehatan, dengan menekankan 3 M," imbuhnya.
Terkait dengan hasil sosialisasi serta imbauan yang dilakukan tersebut, Anis mengaku kesadaran masyarakat sudah mulai taat menggunakan masker.
"Kalau kesadaran menggunakan masker bisa dibilang sudah 90 persen, tetapi memang yang masih belum bisa diterapkan itu menjaga jarak, karena setiap tempat tongkrongan itu, tidak ada jarak. Mudahan, kalau sudah dilakukan penegakkan bisa mendisiplinkan itu," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan