Hal ini diputuskan dalam rapat tertutup yang digelar Pemprov Kaltim, dipimpin Kepala Biro (Karo) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) H Elto, di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (5/3) lalu.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, bahwa empat rumah sakit rujukan di Kaltim kekurangan APD.
Pihaknya mengaku telah mengajukan tambahan APD kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sementara itu, Karo Kesra H Elto ditemui Koran Kaltim, di Kantor Gubernur pada Jumat (6/3) mengatakan, Pemprov sudah bersepakat untuk mendatangkan APD dengan dana APBD-P.
“Kekurangan APD kami bahas juga (dalam rapat). Solusinya, yang kekurangan itu akan kita sesuaikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). Jadi, kami minta rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menghitung kebutuhan APD-nya,” kata Elto. Sambil menunggu APD datang, ia meminta agar rumah sakit menggunakan APD yang tersedia saat ini.
“Pakai aja dulu semua yang ada di rumah sakit. Setelah itu nanti baru diganti oleh pemerintah. Apalagi kalau didapati kasus corona, ya harus langsung ditindaklanjuti,” tukasnya.
Elto tak membeber siapa saja yang dilibatkan dalam rapat yang berlangsung pada Kamis sore itu. Yang pasti, kata dia, Dinas Kesehatan Kaltim turut hadir. Sebagai pimpinan rapat, Elto mengakui jika rapat itu merupakan rapat internal, hingga tak satupun awak media dihadirkan.
“Ini rapat internal saja. Rapatnya membahas antusipasi kalau ada permasalahan virus corona terjadi di daerah kita,” ungkapnya. Pembahasan utama dalam rapat tersebut, kata Elto, terkait kesiapan Kaltim menghadapi penyebaran virus corona.
“Alhamdulillah, empat rumah sakit kita di Kaltim sudah siap dalam menghadapi itu,” tuturnya. Setelah rapat itu, Pemprov kembali mengagendakan rapat lanjutan guna membahas rencana aksi.
“Pekan depan, kami akan melaksanakan rapat lanjutan soal ini. Nanti kita bahas lagi apa-apa yang perlu kita lakukan. Terutama langkah awal dalam melakukan pencegahan,” pungkasnya.
Penulis: */Rusdi
Editor: M. Huldi