Upaya ini menjadi satu dari beberapa agenda Ketua DPC PKB Kubar Rita Asmara Dewi setelah pengukuhan pengurus periode 2026-2031, Kamis (22/10/2026). Rita mengatakan, pengukuhan pengurus bukan akhir dari proses pembenahan organisasi, melainkan awal untuk menjalankan agenda partai. Setelah pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan atau DPAC, PKB Kubar akan bergerak membentuk ranting di kampung-kampung.
Keberadaan ranting penting untuk memastikan organisasi tidak hanya berjalan di tingkat kabupaten, tetapi juga memiliki struktur yang menjangkau masyarakat hingga kampung. “Bagi saya, membangun ranting bukan sebuah beban, karena tanpa ranting kami tidak akan bisa berkembang lebih baik lagi,” ujar Rita kepada Korankaltim.com.
Selain memperkuat struktur organisasi, Rita juga menaruh perhatian pada regenerasi kader dengan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda, khususnya generasi Z dan milenial, untuk terlibat dalam politik.
Regenerasi diperlukan agar partai terus berkembang dan tidak hanya bergantung pada kader yang sudah lebih dahulu berkecimpung. Keterlibatan anak muda diharapkan dapat menghadirkan energi baru sekaligus menjaga keberlanjutan organisasi. “Kalau hanya saya dan teman-teman yang sudah berusia lebih tua, kami akan stagnan,” ucap Rita lagi.
Perekrutan kader bukan semata-mata untuk menambah jumlah anggota. PKB membutuhkan orang-orang yang memiliki komitmen, konsisten, dan bersedia bekerja untuk membesarkan partai.
Untuk menjangkau generasi muda, PKB berupaya membangun kedekatan melalui berbagai lingkungan dan kegiatan, mulai dari aktivitas kepemudaan di gereja, olahraga, hingga kesenian. Melalui pendekatan tersebut, partai berharap dapat meraih simpati sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak muda untuk terlibat.
Kehadiran partai politik tidak seharusnya terbatas pada masa pemilihan umum. Partai perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap persoalan yang mereka hadapi.
“PKB tidak hadir hanya saat pemilu. Kami harus selalu hadir, baik ketika masyarakat mengalami kesulitan maupun saat mereka merasakan kebahagiaan,” sebut Rita lagi.
Menjelang Pemilu 2029, konsolidasi internal akan terus dilakukan. Namun Rita belum merinci target perolehan kursi maupun strategi khusus yang akan diterapkan PKB Kubar dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Seluruh pengurus dan kader diharapkan dapat bekerja secara sederhana, tetapi tetap menunjukkan hasil nyata. Kekompakan, keseriusan, dan kepercayaan antarkader dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi hingga tingkat kampung.
“Saya ingin kepengurusan ini sederhana, tetapi kami hadir dan bekerja. Saya berharap kader-kader tetap solid dan serius agar suara PKB tidak hanya ada di tingkat kabupaten, tetapi mengakar sampai ke kampung-kampung,” tutup Rita.
Editor: Aspian Nur
Upaya ini menjadi satu dari beberapa agenda Ketua DPC PKB Kubar Rita Asmara Dewi setelah pengukuhan pengurus periode 2026-2031, Kamis (22/10/2026). Rita mengatakan, pengukuhan pengurus bukan akhir dari proses pembenahan organisasi, melainkan awal untuk menjalankan agenda partai. Setelah pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan atau DPAC, PKB Kubar akan bergerak membentuk ranting di kampung-kampung.
Keberadaan ranting penting untuk memastikan organisasi tidak hanya berjalan di tingkat kabupaten, tetapi juga memiliki struktur yang menjangkau masyarakat hingga kampung. “Bagi saya, membangun ranting bukan sebuah beban, karena tanpa ranting kami tidak akan bisa berkembang lebih baik lagi,” ujar Rita kepada Korankaltim.com.
Selain memperkuat struktur organisasi, Rita juga menaruh perhatian pada regenerasi kader dengan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda, khususnya generasi Z dan milenial, untuk terlibat dalam politik.
Regenerasi diperlukan agar partai terus berkembang dan tidak hanya bergantung pada kader yang sudah lebih dahulu berkecimpung. Keterlibatan anak muda diharapkan dapat menghadirkan energi baru sekaligus menjaga keberlanjutan organisasi. “Kalau hanya saya dan teman-teman yang sudah berusia lebih tua, kami akan stagnan,” ucap Rita lagi.
Perekrutan kader bukan semata-mata untuk menambah jumlah anggota. PKB membutuhkan orang-orang yang memiliki komitmen, konsisten, dan bersedia bekerja untuk membesarkan partai.
Untuk menjangkau generasi muda, PKB berupaya membangun kedekatan melalui berbagai lingkungan dan kegiatan, mulai dari aktivitas kepemudaan di gereja, olahraga, hingga kesenian. Melalui pendekatan tersebut, partai berharap dapat meraih simpati sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak muda untuk terlibat.
Kehadiran partai politik tidak seharusnya terbatas pada masa pemilihan umum. Partai perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap persoalan yang mereka hadapi.
“PKB tidak hadir hanya saat pemilu. Kami harus selalu hadir, baik ketika masyarakat mengalami kesulitan maupun saat mereka merasakan kebahagiaan,” sebut Rita lagi.