Selasa, 28/04/2026
Selasa, 28/04/2026
Seminar yang dilakukan Fraksi PKB DPRD Kaltim, merespons aksi 214 lalu.(Ainur/Korankaltim.com)
Selasa, 28/04/2026

Seminar yang dilakukan Fraksi PKB DPRD Kaltim, merespons aksi 214 lalu.(Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Fraksi PKB DPRD Kaltim menggelar seminar bertajuk “Refleksi Aksi 21 April 2026: Menjaga Aspirasi dan Kebebasan Berpendapat dalam Bingkai Demokrasi yang Bermartabat di Kaltim” pada Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Yen’s Delight, Samarinda, ini dihadiri oleh aktivis mahasiswa dari berbagai organisasi intra dan eksternal kampus se-Kota Samarinda.
Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni pengamat politik Saiful Bachtiar dan akademisi Warkhatun Najidah.
Keduanya memberikan pandangan kritis terkait dinamika demokrasi daerah, khususnya pentingnya menjaga ruang aspirasi publik dan kebebasan berpendapat secara bertanggung jawab.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Damayanti, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman bersama mengenai mekanisme demokrasi termasuk penggunaan hak angket sebagai instrumen pengawasan legislatif.
“Melalui diskusi ini, kami ingin memastikan bahwa hak angket tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar memiliki tujuan yang jelas dan berdampak bagi masyarakat,” kata Damayanti.
“Kami juga tidak ingin berjalan tanpa arah, sehingga diperlukan pendalaman yang matang,” tambahnya.
Dari hasil diskusi menyimpulkan adanya komitmen bersama untuk mendorong penggunaan hak angket secara tepat. Terutama, kata dia, dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada masyarakat.
Editor: Erwin
Selasa, 28/04/2026
Seminar yang dilakukan Fraksi PKB DPRD Kaltim, merespons aksi 214 lalu.(Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER