Jumat, 17/04/2026
Jumat, 17/04/2026
Tim Penataran Struktur DPC PKB se-Kaltim yang melakukan konfirmasi terkait tahapan seleksi dari DPP.(Ainur/Korankaltim.com)
Jumat, 17/04/2026

Tim Penataran Struktur DPC PKB se-Kaltim yang melakukan konfirmasi terkait tahapan seleksi dari DPP.(Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Ketua Tim Penataan Struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kalimantan Timur (Kaltim), Michael Adams membeberkan alasan tidak masuknya calon ketua dari Kutai Timur (Kutim) dalam tahapan penataan yang akan digelar di Samarinda pada 21 April 2026.
Menurutnya, daerah dengan capaian nol kursi di DPRD mendapat perlakuan khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dalam proses evaluasi kepemimpinan dan penyusunan strategi pemenangan.
“Untuk daerah-daerah yang nol kursi itu ada perlakuan khusus. Jadi tidak diproses seperti daerah lain di tingkat provinsi,” ujar Michael Adams belum lama ini.
Ia menjelaskan, terdapat empat orang dari Kutim yang telah mengembalikan berkas pencalonan. Namun, para kandidat tersebut tidak akan mengikuti seleksi di Samarinda, melainkan langsung dipanggil oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta.
Michael menyebutkan, proses di tingkat pusat akan lebih mendalam dibandingkan seleksi biasa.
Para calon akan diuji terkait strategi mereka dalam meningkatkan perolehan kursi partai di daerah masing-masing.
“Pertanyaannya lebih banyak. Apa strategi mereka untuk bisa mendapatkan kursi? Targetnya berapa kursi, bisa naik atau tidak? Kalau tidak bisa naik, kenapa?” jelasnya.
Menurutnya, Kutim menjadi perhatian khusus karena pada Pemilu 2024 lalu PKB tidak memperoleh satu pun kursi legislatif di wilayah tersebut.
Kondisi ini, menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan strategi politik di daerah.
Di tingkat pusat, para kandidat akan bertemu dengan sejumlah pimpinan dan tim strategis partai, di antaranya Jazilul Fawaid, Cucun Ahmad Syamsurijal, Abdul Kadir Karding, Halim Iskandar, serta Ida Fauziyah (disebut dalam tim pemetaan partai).
“Mereka akan dipanggil sesuai jadwal. Nanti bertemu langsung dengan tim pemetaan di DPP,” ujarnya.
Michael menambahkan, kandidat yang maju, terutama yang pernah menjabat sebagai ketua sebelumnya, akan mendapatkan pertanyaan lebih tajam terkait kegagalan perolehan suara di wilayahnya.
“Kalau dulu nol kursi, kenapa bisa begitu? Lalu sekarang mau maju lagi, apa yang akan dilakukan supaya tidak terulang?” katanya.
Michael juga menyebut, saat ini Kutim menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang masih belum memiliki kursi legislatif dari PKB. Sementara daerah lain seperti Berau sebelumnya sempat mengalami kondisi serupa, namun kini berhasil meraih kursi. “Yang nol kursi tinggal Kutim saja sekarang. Daerah lain sudah mulai ada perkembangan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Jumat, 17/04/2026
Tim Penataran Struktur DPC PKB se-Kaltim yang melakukan konfirmasi terkait tahapan seleksi dari DPP.(Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER