Rabu, 04/03/2026
Rabu, 04/03/2026
Ilustrasi kotak suara, masih misteri untuk calon pimpinan daerah di Pilkada 2029.(Istimewa)
Rabu, 04/03/2026

Ilustrasi kotak suara, masih misteri untuk calon pimpinan daerah di Pilkada 2029.(Istimewa)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltim, Ananda Emira Moeis, belum ambil sikap terhadap alur dukungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 mendatang.
Hal itu diungkapkan usai ramai masuk pertanyaan terkait sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beberapa waktu lalu yang tidak akan kembali mengusung pasangan Rudy–Seno.
Ananda menegaskan sikap politik PKB merupakan kewenangan internal partai tersebut. “Itu haknya Pak Udin selaku Ketua DPW PKB Kaltim. Silakan saja,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Meski demikian, ia memastikan PDIP memiliki mekanisme dan parameter yang jelas serta ketat dalam menentukan calon kepala daerah. Partai berlambang banteng itu tidak gegabah dalam memberikan rekomendasi.
“Kalau di PDIP, dalam memilih dan merekomendasikan calon kepala daerah, kami betul-betul melihat catatan history. Banyak indikator dan barometer yang menjadi penilaian, mulai dari hasil survei, latar belakang, rekam jejak kerja, hingga psikotes dan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test),” tegasnya.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim itu menambahkan, PDIP secara prinsip mengutamakan kader internal yang dinilai sejalan dengan garis ideologi partai.
Hal tersebut, kata dia, menjadi prioritas dalam setiap kontestasi politik, termasuk Pilkada.
“Di PDI Perjuangan tentu yang diutamakan kader sendiri, dan yang sesuai dengan garis ideologi partai. Kami punya visi dan misi yang jelas, tujuannya masyarakat yang adil dan makmur. Jadi yang paling mendekati visi itu yang akan kami dorong,” jelasnya.
Ia juga menegaskan PDIP Kaltim telah menyiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi Pilkada mendatang.
Meski komunikasi politik dengan berbagai pihak tetap terbuka, keputusan akhir akan tetap mengacu pada mekanisme internal partai.
Dengan pernyataan tersebut, PDIP Kaltim memberi sinyal kuat arah dukungan pada Pilkada mendatang akan ditentukan berdasarkan kalkulasi matang dan kepentingan ideologis partai, bukan semata dinamika politik antarpartai.
Editor: Erwin
Rabu, 04/03/2026
Ilustrasi kotak suara, masih misteri untuk calon pimpinan daerah di Pilkada 2029.(Istimewa)
TERPOPULER