Senin, 24/11/2025

Ketua DPD PKS Kukar Sebut Guru Adalah Superstar Dunia Akhirat

Senin, 24/11/2025

Ketua DPD PKS Kukar Ahmad Zainuddin (Heri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Ketua DPD PKS Kukar Sebut Guru Adalah Superstar Dunia Akhirat

Senin, 24/11/2025

logo

Ketua DPD PKS Kukar Ahmad Zainuddin (Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansyah

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Zainuddin, mengatakan bahwa peringatan Hari Guru Nasional 2025 merupakan momentum yang tepat untuk merenung sejenak dan saling menguatkan antarsesama guru.

Zain, sapaan akrab politisi yang juga berlatar belakang sebagai guru itu, mengungkapkan bahwa menjadi guru di Kutai Kartanegara memiliki tantangan luar biasa, mulai dari harus menyeberangi sungai, menembus hutan, hingga memutar otak agar anak-anak tetap bersemangat belajar meski fasilitas yang tersedia sangat terbatas.

“Tapi ingat, teman-teman semua, profesi kita ini bukan cuma soal gaji atau tunjangan. Kita ini penerus warisan Nabi Muhammad SAW. Beliau sendiri dengan bangga bersabda. “Sesungguhnya aku ini diutus (oleh Allah) hanyalah sebagai guru.” (HR. Ibnu Majah). MasyaAllah, jadi kalau kita merasa lelah, ingatlah kita sedang mengikuti jejak manusia termulia, bapak ibu guru itu superstar dunia akhirat, karena ilmu dan pahalanya mengalir terus,” kata Zain kepada korankaltim.com, Senin (24/11/2025). 

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menetapkan dua prioritas pada 2025, yakni peningkatan infrastruktur dan pengembangan SDM guru. 

Zain menyatakan para guru harus memandang kebijakan tersebut bukan sekadar program kerja, melainkan bentuk tanggung jawab pemimpin untuk memuliakan orang-orang yang berilmu.

“Maka, kebijakan yang berpihak pada guru dan sarana ilmu adalah upaya kolektif untuk menjemput derajat yang dijanjikan Allah,” ujarnya.

Peningkatan SDM guru yang dicanangkan pemerintah harus menjadi wadah untuk menanamkan adab sebelum ilmu. Sebagaimana nasihat ulama besar Imam Malik bin Anas yang masyhur: “Aku belajar adab (etika) selama 20 tahun, dan aku belajar ilmu selama dua tahun”.

“Guru Kukar harus menjadi teladan adab, yang mengajarkan murid tidak hanya tentang rumus dan teori, tetapi tentang kejujuran, akhlak mulia, dan ketakwaan. Inilah esensi dari visi Roadmap Inovasi Pendidikan 2025 Kukar yang menargetkan SDM unggul dan berakhlak mulia,” ucapnya.

Peningkatan infrastruktur yakni menyediakan wadah terbaik bagi cahaya ilmu,  pembangunan dan rehabilitasi sekolah, penambahan ruang kelas, dan penyediaan teknologi digital adalah bentuk dukungan material agar proses transfer ilmu berjalan optimal. 

Namun, jika terdapat keterbatasan anggaran yang membuat perbaikan tidak merata, maka diharapkan para guru di Kukar harus menghadapinya dengan kesabaran.

“Maka, walau di tengah keterbatasan sarana di pelosok Kukar, niatkan setiap langkah dan pengorbanan kita sebagai jalan yang dimudahkan menuju surga. Jangan pernah lelah berbagi kebaikan. Kepada bapak ibu guru yang masih berstatus honorer atau P3K, yang gajinya mungkin belum sebanding dengan pengorbanan, tolong jangan berkecil hati,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa pengorbanan para guru sudah sangat luar biasa. Menurutnya, satu huruf yang diajarkan dapat menjadi bekal berharga, baik di dunia maupun di akhirat. Ia juga menyebut pesan Imam Al-Ghazali yang menggambarkan guru sebagai sosok yang berjalan bersama matahari dan menerangi jalan-jalan kegelapan sepanjang masa.

“Jadi, teruslah berjalan bersama cahaya itu, teman-teman. Teruslah berjuang untuk meniadakan lagi anak Kukar yang putus sekolah, teruslah sabar mendidik generasi kita agar menjadi anak yang berilmu dan berbakti. Selamat Hari Guru Nasional 2025. Bapak dan ibu guru adalah tiang peradaban Kutai Kartanegara dan Bangsa,” tutupnya. 

Editor: Erwin

Ketua DPD PKS Kukar Sebut Guru Adalah Superstar Dunia Akhirat

Senin, 24/11/2025

Ketua DPD PKS Kukar Ahmad Zainuddin (Heri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait