Irwan dengan amanah barunya yang lebih besar menyatakan siap untuk melepaskan nahkoda kepemimpinan di Benua Etam dan sebelum terpilihnya pemimpin definitif, Irwan menyebut bakal ada pelaksana tugas (Plt) untuk memimpin sementara. “Saya akan fokus disini (DPP), tugas dan tanggung jawab besar di posisi ini. Jabatan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim akan saya lepaskan, saya akan mundur, jadi akan ada Plt,” papar Irwan kepada Korankaltim.com Senin (24/3/2025) hari ini.
Selanjutnya Plt akan mempersiapkan agenda Musyawarah Daerah (Musda) untuk mencari pemimpin yang definitif. “Jadi tidak perlu Musda luar biasa (Mudalub) karena memang sebentar lagi waktunya pergantian,” jelasnya.
Sementara belum ada penunjukan Plt sebagai pengisi kekosongan, diperkirakan dalam satu bulan ini akan dipersiapkan pelaksanaan Musda DPD Partai Demokrat Kaltim. “Penggantinya belum, sebulan ini lah. Baru pelaksanaan musda,” ungkapnya.
Irwan Fecho menggantikan posisi Bendum Demokrat Renville Antonio yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Situbondo, Jawa Timur pada Februari 2025.
Kepengurusan baru di struktur DPP Partai Demokrat 2025-2030 disampaikan AHY di Taman Politik DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (23/3/2025) kemarin. "Untuk bendahara umumnya adalah Bung Irwan Fecho," ujar AHY sat itu.
Editor: Aspian Nur