Kesbangpol Pastikan 20 Kecamatan di Kukar Kondusif
2 menit baca173 kali dibaca

TENGGARONG - Dalam masa tenang jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar pastikan situasi setiap kecamatan dalam keadaan sejuk dan damai.
Seperti diketahui sebelumnya, peta politik Kalimantan Timur (Kaltim) termasuk 5 provinsi dengan tingkat kerawanan Pilkada tergolong tinggi berada di Kaltim, data menunjukan sekitar 70 persen dan Kukar termasuk dalam angka 51,26 persen.
Kerawanan Pilkada ini, menjadi tugas semua pihak dalam menertibkan dan memastikan keadaan setiap wilayah dalam keadaan kondusif. Keamanan wilayah ini juga didampingi pihak kepolisian dan TNI, tanpa terkecuali Pemkab Kukar turut berpartisipasi aktif memastikan daerah dalam keadaan damai dan teratur.
“Pilkada itu kan banyak komponen, tidak hanya satu sisi melihatnya makannya selalu kami imbau Forum Kerukunan Umat Beragama, seoptimal mungkin mendorong jamaatnya untuk dapat menciptakan suasana pilkada yang tentram,” kata Kepala Kesbangpol, Rinda Desianti.
Dengan demikian, sinergitas tetap terjalan di 20 Kecamatan, dengan memberikan edukasi serta pemahaman kepada forum keagamaan maupun forum adat agar dapat mengantisipasi jika terjadi kericuhan jelang Pilkada.
Mengingat, Pilkada menentukan arah kepemimpinan selama lima tahun mendatang maka hendaknya tetap menjaga persaudaraan dan kesatuan sebagaimana NKRI yang berkedaulatan satu dengan yang lain.
“Targetnya Pilkada sukes lancar dan damai, tidak ada kendala apalagi menjelang hari pencoblosan nanti,” ungkapnya.
Demikian, pihaknya juga memastikan logistik yang diberikan kepada KPU Kukar ke-20 Kecamatan dalam keadaan aman, meskipun medan yang ditempuh beragam tetapi seluruh stakeholder memastikan logistik dalam keadaan murni dan utuh.
“Saat ini yang kami khawatirkan itu cuaca, karena ini sudah masuk musim hujan, tapi semua stakeholder memastikan dengan pengamanan yang ketat, logistik secara utuh sampai ke kecamatan masing-masing, karena ini mempengaruhi partisipasi pemilih,” ucapnya.
Seperti diketahui Pemkab Kukar menargetkan partisipasi pemilih dengan kalkulasi 70 persen sesuai dengan target nasional, maka dengan hal ini dibutuhkan partisipan masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Rinda berharap dengan adanya masa tenang ini Pilkada Kukar dapat berjalan dengan baik dan mampu membuat masyarakat memilih sesuai dengan pilihannya untuk menakhodai Kukar di 5 tahun ke depan, dalam keadaan sejuk dan damai.
“Kemungkinan terburuk harus dipikirkan juga, karena setiap kecamatan memiliki titik geografis, harapan kami Pilkada ini berjalan tanpa ada kendala sampai hari H pencoblosan,” tutupnya. (adv/ea624/si/mh)










