Sudarno, juru bicara tim paslon nomor urut 02 tersebut menegaskan penggunaan nama Prabowo Subianto untuk mendukung kandidat lain merupakan pelanggaran norma dan etika organisasi.
“Prabowo Subianto, sebagai Ketua Umum Partai Gerindra secara tegas memberikan dukungan kepada paslon Rudy Mas'ud-Seno Aji. Jika ada pihak yang mencatut nama beliau untuk mendukung pasangan lain, itu tidak dapat diterima,” tegas Sudarno kepada Korankaltim.com Selasa (19/11/2024) malam.
Sikap ini muncul setelah Garda Prabowo pada Minggu (17/11/2024) malam lalu mendeklarasikan dukungan kepada Isran-Hadi di Pilgub dan Andi Harun-Saefuddin Zuhri di Pilwali Samarinda 2024. Menurut Sudarno, tindakan tersebut tidak sejalan dengan garis dukungan resmi partai.
"Langkah seperti ini menciptakan kebingungan di masyarakat dan mencederai integritas organisasi. Tugas kami di daerah adalah meluruskan hal ini sesuai dengan arahan partai," ucap Darno lagi.
Ia mengingatkan Rudy Mas'ud dan Seno Aji memiliki hubungan politik yang solid dengan Prabowo. Rudy Mas'ud adalah Ketua Tim Kampanye Daerah Prabowo-Gibran, sementara Seno Aji menjabat sebagai Sekretaris.
“Semua sudah jelas. Prabowo Subianto mendukung Rudy-Seno. Jangan ada narasi hoaks atau upaya menyesatkan publik. Mari bersaing secara sehat,” tegasnya.
Sudarno juga mengimbau kepada para pendukung Prabowo-Gibran untuk tetap solid dan memilih paslon 02 pada Pilgub Kaltim yang akan berlangsung pada 27 November 2024. "Harus tegak lurus dan mendukung penuh paslon Rudy-Seno agar bisa menang secara elegan,” paparnya.
Hal tersebut bukan berarti mempengaruhi elektabilitas keterpilihan Rudy-Seno melainkan klaim itu dinilai menganggu jalannya pesta demokrasi yang mana hal tersebut membuat kebingungan dari masyarakat.
Diketahui dalam deklarasi yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur Samarinda tersebut, Ketua Garda Prabowo Kaltim Alphad Syarif menyatakan kalau mereka mendukung sepenuhnya pasangan calon Gubernur - Wakil Gubernur Kaltim nomor urut 01 Isran Noor - Hadi Mulyadi yang merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum Garda Prabowo, Fauka Noor Farid. “Ketum Garda Prabowo mempersilahkan mendukung yang memberikan kontribusi, yang dianggap terbaik untuk memimpin Kalimantan Timur,” ujarnya saat itu.
Garda Prabowo menilai selama kepemimpinan Isran Noor-Hadi Mulyadi, Kaltim menjadi lebih baik sehingga diperlukannya kelanjutan kepemimpinan. “Kami anggap teruji untuk melanjutkan kepemimpinannya menjadi Gubernur Kalimantan Timur kembali,” ucap Alphad.
Editor: Aspian Nur