Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti mengatakan rakor ini dilaksanakan guna pemantapan penyerahan logistik yang direncanakan mulai, pada tanggal 24 November serta menyamann presepsi dari segi keamanan penyimpanan di 20 Kecamatan se-Kukar.
“Rakor ini dilaksanakan dan kami mengundang para camat serta jajaran lainnya untuk menyamakan presepsi pada tahapan Pilkada,” jelasnya di sela Rakor, kepada Koran Kaltim, Selasa (19/11/2024).
Lanjut dia, para camat di undang guna mendengarkan bagaimana persiapan gedung ataupun gudang penyimpanan logistik, terlebih itu semua harus dipersiapkan secepat dan setepat meungkin, mengingat pencoblosan hanya menghitung hari.
Rinda mengatakan yang paling ditekankan saat rakor yakni, cuaca sehingga perlunya mitigasi logistik, dengan memastikan operasional dalam keadaan aman, hingga sampai ke tujuan dengan keadaan utuh. Begitu pula gedung penyimpanan harus dipastikan tidak ada genangan air dan atap yang bocor karena akan berpengaruh pada kesiapan logistik.
“Khawatir kami itu pada cuaca, karena pengaruhi tingkat partisipasi,” ujarnya.
Dalam hal ini Rinda juga khawatir apabila situasi dan kondisi dalam keadaan hujan, melihat saat ini cuaca di Kukar seringkali mengalami hujan deras, dan apabila ini terjadi pada saat Pencoblosan nanti akan mempengaruhi tingkat partisip pemilih.
Kata Rinda, kemungkinan terburuk juga harus dipikirkan dan dianalisis, sehingga dengan rakor ini pihaknya juga meminta kepada pihak terkait untuk tetap mengajak masyarakat memilih pada 27 November mendatang.
Pendistribusian rencana akan diberikan pada 24 November dimulai di titik terjauh seperti Kecamatan Tabang, Kecamatan Muara Wis serta Kecamatan Anggana tepatnya di Desa Sepatin.
“Mitigasi distribusi logistik, beberapa titik menjadi perhatian bersama, prioritaskan mana yang didahulukan karena karak dan akses yang jauh,” tuturnya.
Rinda mengingingkan berkenaan dengan mitigasi logistik harus dalam keadaan yang tepat dan benar, karena ini menyangkut kepemimpinan lima tahun ke depan, serta diharapkan tidak adanya kekeliruan seperti pemilihan sebelumnya.
“Karena ini surat suaranya dua Pilgub dan Pilbup, jadi kalau bisa mengantisipasi kesalahan seperti Pemilu kemarin, seharusnya bisa lebih mudah untuk pendistribusiannya,” ujarnya.
“Dari KPU Kukar juga sudah menyiapkan sekitar 30 armada mengangkut logistik, dan dilakukan secara berbarengan tetap prioritasnya yang terjauh dulu,” pungkasnya. (*)